frasa

Pengertian Frase
Frase adalah unsur klausa atau satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih yang tidak melampaui batas fungsi.
Dari batasan tersebut dapat dikemukakan bahwa Frase mempunyai dua sifat:
1. Frase merupakan satuan gramatik yang terdiri dari dua kata atau lebih
2. Frase merupakan satuan yang tidak melebihi batas fungsi unsur klausa, maksudnya frase itu selalu terdapat dalam satu fungsi unsur klausa, yaitu S,P,O,PEL, atau KET.
contoh Frase:
1. kamar hotel itu
2. yang sedang berjalan
3. baju baru anak itu
Frase Endosentrik dan Eksosentrik
• Frase Endosentrik
Frase endosentrik adalah frase yang mempunyai distribusi yang sama dengan unsurnya baik semua unsurnya maupun salah satu dari unsurnya.
contoh kalimat: Dua orang mahasiswa sedang membaca buku baru di perpustakaan.
Frase dua orang mahasiswa adalah frase endosentrik
Hal ini dapat kita lihat dalam kalimat berikut:
• Dua orang sedang membaca buku baru di perpustakaan.
• Mahasiswa sedang membaca buku baru di perpustakaan.
Frase endosentrik dapat dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu:
1. Frase endosentrik yang koordinatif
2. Frase endosentrik yang atributif
3. Frase endosentrik yang apositif
Frase endosentrik yang koordinatif adalah frase yang terdiri dari unsur-unsur yang setara. Kesetaraannya dapat dibuktikan oleh kemungkinan unsur-unsur itu dihubungkan dengan kata penghubung dan atau atau. Misalnya:
• suami istri
• rumah pekarangan
• belajar atau bekerja
Frase endosentrik yang atributif adalah frase yang terdiri dari unsur-unsur yang tidak setara. Unsur-unsurnya tidak mungkin dihubungkan dengan kata penghubung dan atau atau. Misalnya :
• Pembangunan lima tahun
• pekarangan luas
• malam ini
Pembangunan, pekarangan, dan malam adalah unsur pusat (UP)
lima tahun, luas, dan ini adalah atribut (Atr)
Frase endosentrik yang apositif adalah
Misalnya:
• Ahmad, anak Pak Satro
• Yogya, kota pelajar
• Suharto, Presiden RI
• Frase Eksosentrik
Berdasarkan persamaan distribusi dengan golongan atau kategori kata, frase dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu:
1. Frase Nominal
2. Frase Verbal
3. Frase Bilangan
4. Frase Keterangan
5. Frase Depan
Frase Nominal adalah frase yang memiliki distribusi yang sama dengan kata nominal.
Contoh:
1. baju baru
2. mahasiswa baru
3. kapal terbang itu
Frase Verbal adalah frase yang memiliki distribusi yang sama dengan kata verbal
contoh :
1. akan pergi
2. sudah datang
3. makan dan minum
Frase Bilangan adalah frase yang memiliki distribusi yang sama dengan kata bilangan
Contoh :
1. tiga ekor
2. lima botol
3. tiga puluh kilogram
Frase Keterangan adalah frase yang memiliki distribusi yang sama dengan kata keterangan
Contoh :
1. kemarin pagi
2. tadi pagi
3. sekarang ini
Frase Depan (preposisional) adalah frase yang terdiri dari kata depan
Contoh :
1. ke Jakarta
2. dari desa
3. kepada teman sejawat
Posted by Anna at 11:12 PM 6 comments
Klausa
• Pengertian Klausa
• Analisis Klausa
• Penggolongan Klausa
Pengertian Klausa
Klausa adalah satuan gramatik yang terdiri dari S P baik disertai O, PEL, dan KET ataupun tidak. Secara ringkas, klausa ialah S P (O) (PEL) (KET). Unsur inti klausa ialah S dan P.
Contoh kalimat:
Aku datang ketika bibi sedang memasak nasi dan mencuci piring.
kalimat tersebut terdiri dari tiga klausa yaitu:
1. Aku/ datang.
___S__ P____
2. Bibi/ sedang memasak /nasi.
___S_______P ________O
3. Bibi /mencuci /piring.
___S____ P____ O
Analisis Klausa
1. Analisis klausa berdasarkan fungsi unsur-unsurnya
• Subjek dan Predikat
Letak subjek biasanya ada di depan predikat (SP), namun S dan P dapat dipertukarkan tempatnya menjadi S di belakang P (PS).
contoh:
Anak itu /sangat cantik.
___S_______P____
menjadi:
Sangat cantik /anak itu.
____P_________S_
• Objek dan Pelengkap
• Keterangan

Tidak ada komentar: